Ternyata Saya Adalah Netizen Yang Tidak Aptudet.
Selamat malam, Bong, Pret, yang (militan) mungkin saat ini lagi pada sibuk nyari bacot yang salah dari masing-masing Capres jagoan Lawan-lawannya.
Bong, Pret, di era digital yang kini segala sesuatu seolah berada dalam genggaman tangan, nggak lazim, ya, rasanya kalau kita (Netizen, katanya.) tidak tau sesuatu (apa pun itu) yang lagi jadi trending topik di sosmed. Apalagi untuk sekelas acara Debat Capres. Sungguh janggal rasanya kalo sampe ngga tau. Iya kan?
Dan, anjir. Ternyata kejanggalan itu dialami oleh saya sendiri, Bong, Pret. Hiyaaaaaaaa..
Sumpah. Saya nggak ngeh bahwa ternyata Debat Capres babak ke dua berlangsung malam ini. Sumpah.. saya ngga ngeh. Kalian, ngga kasih tau aku sih.
Padahal jadwal acaranya sudah diiklankan sejak jauh-jauh hari.
Padahal, saya sendiri selalu onlen sekurang-kurangnya 10 jam dalam sehari. Serius lho saya.
Tapi tidak sepenuhnya internetan sih. Ada nonton film, maen game dan kadang iseng wasapan sama cewek2 labil yang lagi seneng-senengnya digombalin. Yang nomornya saya dapat dari grup2 anime atau Watpad yang saya ikuti. *(ini harusnya jadi privasi sih.. hahaha)*
Saya sadar. Kejadian itu pasti karena saya terlalu banyak menyukai Halaman halaman seputar Anime dan seputar Berita Sepak Bola. Juga terlalu banyak bergabung ke Grup2 Jual Beli (meski ngga pernah berkontribusi di dalamnya), Anime dan juga Sepak Bola. Sehingga postingan-postingannya mendominasi beranda facebook saya.
Dan itu membuat berita seputar politik jadi tidak kebagian ruang untuk eksis di berandaku. Kasihan ih.
Maafkan aku ya, berita politik. Saya janji, mulai besok, saya akan meninggalkan sebagian Grup2 itu, juga akan meng-unfollow sebagian halaman2 yang tak memberikanmu ruang itu. Saya janji.
Tapi, beruntung ternyata diantara semua member di grup, ada beberapa yang memposting (sebut aja) serba-serbi Debat Capres. Dan ada juga yang membagikan siaran live streamingnya. Tapi ternyata terlambat.
Dari situ saya tau bahwa ternyata Debat Capres sedang berlangsung. Dan ketika ikut nonton, ternyata itu segmen terakhir. "Jyaaah.. terlambat, euy" keluh saya.
Sehingga saya tidak tau di segmen berapa ketika Pak Prabowo mengatakan pernyataan demikian; "Suatu negara bisa dikatakan berhasil kalau bisa memenuhi pangan untuk rakyatnya, energi untuk rakyatnya, dan air. Tanpa import."
Saya ketika baca itu di grup, selain menanggapinya dengan reaksi tertawa. Saya juga ketawa brutal (tapi ngga sampe guling-gulingan sih). Brutal banget tawa saya itu. *(Sekali lagi, ngga sampe guling-guling ko)*
Saya ketawa karena membaca kalimat terakhirnya itu. Kalau dalam Stand Up Comedy, kata terakhir itu mungkin sama dengan 'Punchline'-nya, saya rasa. Hahahaha..
Saya sampe ngebayangin proses importnya lho. Hahahahaha.
Hadeuuuuh.. udah ah. Hahaha.
Btw, jangan koreksi ketikan saya ya.. biarin aja typo-nya banyak. Saya nulis menggunakan huruf yang saya rasa sesuai dengan yang lidah saya ucapkan. Sekenanya lidah saya aja, gitu. Terimakasih.
Dan itu membuat berita seputar politik jadi tidak kebagian ruang untuk eksis di berandaku. Kasihan ih.
Maafkan aku ya, berita politik. Saya janji, mulai besok, saya akan meninggalkan sebagian Grup2 itu, juga akan meng-unfollow sebagian halaman2 yang tak memberikanmu ruang itu. Saya janji.
Tapi, beruntung ternyata diantara semua member di grup, ada beberapa yang memposting (sebut aja) serba-serbi Debat Capres. Dan ada juga yang membagikan siaran live streamingnya. Tapi ternyata terlambat.
Dari situ saya tau bahwa ternyata Debat Capres sedang berlangsung. Dan ketika ikut nonton, ternyata itu segmen terakhir. "Jyaaah.. terlambat, euy" keluh saya.
Sehingga saya tidak tau di segmen berapa ketika Pak Prabowo mengatakan pernyataan demikian; "Suatu negara bisa dikatakan berhasil kalau bisa memenuhi pangan untuk rakyatnya, energi untuk rakyatnya, dan air. Tanpa import."
Saya ketika baca itu di grup, selain menanggapinya dengan reaksi tertawa. Saya juga ketawa brutal (tapi ngga sampe guling-gulingan sih). Brutal banget tawa saya itu. *(Sekali lagi, ngga sampe guling-guling ko)*
Saya ketawa karena membaca kalimat terakhirnya itu. Kalau dalam Stand Up Comedy, kata terakhir itu mungkin sama dengan 'Punchline'-nya, saya rasa. Hahahaha..
Saya sampe ngebayangin proses importnya lho. Hahahahaha.
Hadeuuuuh.. udah ah. Hahaha.
Btw, jangan koreksi ketikan saya ya.. biarin aja typo-nya banyak. Saya nulis menggunakan huruf yang saya rasa sesuai dengan yang lidah saya ucapkan. Sekenanya lidah saya aja, gitu. Terimakasih.
Selamat beristirahat, Bong, Pret.
Payah lu Bong/Pret.
BalasHapusIya.. payah Lu.
HapusWkwk, emang sekarang lagi panas2nya poitik. Inilah mengapa kita harus mejadi netizen yang bijak dan pandai.
BalasHapusBtw tulisannya bagus bang...
www.pintuwawasan.com
Betul syekali paduka...
HapusTerimakasih atas pujiannya. Aku jd tersanjung.. heuheuheu.