Maja Sari, 8 November 2018

Di luar hujan lebat. Di dalam sangat gelap. Sengaja lampunya ku matikan. Sebab kalau ku hidupkan, itu sama dengan aku mengundang ribuan Serangga penggemar cahaya yang tiba-tiba datang entah dari mana dan akan langsung memenuhi seluruh ruangan Tendaku.
Ya, meski dengan keadaan lampu mati begini, Nyamuk jadi akan semakin leluasa menjamah tubuh halusku.
Tapi (mudah-mudahan) itu tidak akan terjadi sebab diseluruh bagian organ tubuh terbukanya sudah aku balur dgn losyen anti Galau.

Malam semakin larut, hujan belum juga reda. Dan banjir pun tak kunjung surut. Malah genangan airnya semakin naik hingga melewati mata kaki-ku.
Ku lihat kini sudah hampir tidak ada lagi titik yang tanpa genangan air.
Dan karena itu aku jadi gak bisa tidur meski mata sudah terasa sangat ngantuk.

Aku sedih. Gamang, takut akan terjadi sesuatu ke padaku... atau tetangga-tetanggaku. Aku merenung dalam kantong Plastik. Pikiranku dipenuhi bayangan wajah Olla Ramlan yang selama seharian ini belum ku lihat fotonya.

Dalam diam, tentu aku berdoa, berharap yang terbaik; semoga hujan cepat reda, yang utama. Tanpa sadar hatiku berucap; "Coba kalau jadi Artis Tiktok. Mungkin nggak bakal gw ngalamin malam seburuk ini".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Asal Mula Bahasa Jawa Serang Banten

Masakan Padang

Tentang Dia. Si Ferguso bersifat Firaun