Postingan

Habis Telegram, Muncul Sosmed

Ada banyak cara orang mengekspresikan cinta, salah satunya dengan cara menulis kalimat, lalu dipost di sosmed. Yang begitu itu saya biasanya.😁 Bagi manusia zaman sekarang, sosmed ini jelas sangat membantu. Sosmed menjadi akses utama untuk seseorang yang iningin mengekspresikan, menyatakan bahkan menyampaikan perasaan kepada gebetan. Tapi sayangnya selalu ada yang ngatain alay, atau bucin. Dengan sosmed, kita bisa mengajak si gebetan berkenalan lanjut pedekate. PDKT pun bisa intens, via chat, gak perlu sering2 ketemu, apalagi kalau gebetannya orang luar kota. Meski sebenarnya pengin ketemu. Makanya gak heran zaman sekarang banyak yang nikah dgn orang luar daerah bahkan luar kota. Ya, karena sosmed salah-satunya. Beda dengan orang dulu, orang di zaman sebelum ada alat komunikasi, aksesnya minim, jangkauannya dekat. Jarang ketemu pula. Makanya orang-orang dulu banyak yg nikah dgn tetangganya. Banter, beda kecamatan. Ya, karena kalau mereka gak ke luar daerah untuk kerja, atau merantau, m...

Tentang Dia. Si Ferguso bersifat Firaun

Paduka, saya habis pikir. Kok ada, ya, orang yang kayaknya sayang banget mengeluarkan duit. Meskipun itu buat kepentingan sendiri. Meskipun buat kebutuhannya sendiri. Aneh lho. Contoh kasus, misalnya si orang itu perlu barang/alat untuk dipakai dalam jangka waktu yang lama, tapi dia nggak punya. Kalo dia nggak kikir seperti Firaun, pasti yang dia lakukan adalah membelinya dong. Atau meminjam juga. Tapi sementara, sebelum dia punya. Nah, si Cotton Buds ini, dia lebih milih minjam karena karena gak mau beli. Bukan nggak sanggup beli, lho ya.. tapi nggak mau. Di sekitar kalian, ada nggak sih orang yang kaya gitu? Atau, barangkali anda sendiri seperti itu? Kalau iya.. sadar, bangke Firaun. Anda itu merugikan orang. Bermodal dong..! Saya, curiga, kayaknya orang begitu itu nggak pernah sedekah seumur hidupnya. Kecuali sedekah tenaga, mungkin. Mungkin itu juga. Kalo dalam bentuk materi, kayaknya nggak pernah deh. Lah, gimana mau sedekah, sama diri sendiri aja pelit, dia. Teman ka...

Ternyata Saya Adalah Netizen Yang Tidak Aptudet.

Selamat malam, Bong, Pret, yang  (militan) mungkin saat ini lagi pada sibuk nyari bacot yang salah dari masing-masing Capres jagoan Lawan-lawannya. Bong, Pret, di era digital yang kini segala sesuatu seolah berada dalam genggaman tangan, nggak lazim, ya, rasanya kalau kita (Netizen, katanya.) tidak tau sesuatu (apa pun itu) yang lagi jadi trending topik di sosmed. Apalagi untuk sekelas acara Debat Capres. Sungguh janggal rasanya kalo sampe ngga tau. Iya kan? Dan, anjir. Ternyata kejanggalan itu dialami oleh saya sendiri, Bong, Pret. Hiyaaaaaaaa.. Sumpah. Saya nggak ngeh bahwa ternyata Debat Capres babak ke dua berlangsung malam ini. Sumpah.. saya ngga ngeh. Kalian, ngga kasih tau aku sih. Padahal jadwal acaranya sudah diiklankan sejak jauh-jauh hari. Padahal, saya sendiri selalu onlen sekurang-kurangnya 10 jam dalam sehari. Serius lho saya. Tapi tidak sepenuhnya internetan sih. Ada nonton film, maen game dan kadang iseng wasapan sama cewek2 labil yang lagi seneng-sen...